Back

Keamanan Siber Jadi Modal Utama Bisnis Online, Sudah Menerapkannya?

Keamanan Siber Jadi Modal Utama Bisnis Online - Transformasi digital menjadi cara paling efektif untuk bertahan di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang. Strategi ini berlaku hampir di semua industri bisnis, baik di skala besar maupun skala kecil seperti UMKM.

Berdasarkan data dari pemerintah, saat ini ada sekitar lebih dari 11,7 juta pelaku UMKM yang sudah melakukan transformasi digital. Jumlah ini akan terus didorong hingga mencapai 30 juta UMKM pada tahun 2023 mendatang.

Kecepatan transformasi digital UMKM di Indonesia perlu dibarengi dengan infrastruktur keamanan siber yang memadai, karena bisa dikatakan UMKM lebih rentan terhadap serangan siber.

Tanpa sistem keamanan siber yang memadai, bisnis online mungkin saja akan mengalami serangan yang menimbulkan kerugian seperti kehilangan uang, pencurian informasi seperti data rahasia perusahaan atau pelanggan.

Oleh sebab itu, keamanan siber termasuk dalam modal utama dalam menjalankan bisnis online. Selain untuk melindungi para konsumen, sistem keamanan siber bisa membuat bisnis UMKM terus berkelanjutan. 

Data dari Gojek menyebutkan serangan siber terbanyak yang menyerang pelaku UMKM adalah modus penipuan rekayasa sosial (social engineering). Para pelaku berniat mendapatkan kode one time password (OTP) hingga pencurian data kartu kredit. Ditambah data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), jumlah serangan siber yang terjadi di tahun 2020 naik empat kali lipat dibanding tahun 2019. Serangan siber ini diprediksi terjadi kepada para UMKM yang berpindah ke digital di awal pandemi berlangsung.

Ada dua hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan awareness kepada pelaku UMKM dalam mengantisipasi serangan siber, yaitu akses teknologi dan edukasi pentingnya keamanan siber. Jika melihat dari sisi teknologi, Anda sebagai pemilik usaha bisa menggunakan beberapa fitur yang mampu melindungi ekosistem online dari bisnis Anda, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

4 Fitur Keamanan Siber untuk Lindungi Ekosistem Bisnis Online

1. Memakai Virtual Private Network (VPN)

Fitur keamanan siber yang satu ini bisa melindungi jaringan internet, khususnya bagi UMKM yang menyediakan Wi-Fi gratis untuk pelanggannya. Sistem VPN mampu mengenkripsi semua lalu lintas yang keluar dan masuk ke perangkat Anda, sehingga data tersimpan aman di internet.

Selain bertugas melindungi, VPN juga membuat performa internet lebih baik. Bandwidth dan jaringan pun bisa digunakan secara efisien dan maksimal sehingga bisa menurunkan biaya perawatan.

2. Otentikasi Multifaktor

Memiliki kata sandi untuk mengakses jaringan adalah hal wajib yang harus dilakukan. Biasakan untuk memiliki kata sandi yang kuat dan unik. Selain itu, lengkapi perangkat Anda dengan sistem otentikasi berlapis atau multifaktor.

Dengan demikian, jika ada pelaku jahat yang bisa meretas kata sandi, maka diperlukan metode otentikasi lainnya yang lebih rumit untuk diretas. Ada beberapa metode otentikasi yang bisa dipilih seperti kode khusus yang dikirim ke smartphone atau email

3. Memiliki Cadangan untuk Data-data Penting

Melakukan proses backup data secara berkala juga penting untuk dilakukan. Kita tidak pernah tahu kapan serangan siber akan terjadi, kapan serangan siber itu bisa menembus sistem keamanan yang telah dibuat. Jika hal itu harus terjadi, Anda bisa memulihkan data dari tempat lain yang lebih aman. Amazon WorkDocs bisa jadi pilihan bagi Anda yang mencari layanan cloud storage aman dan dengan harga yang terjangkau untuk penyimpanan dokumen atau data Anda.

Salah satu metode mencadangkan data untuk UMKM adalah metode 3-2-1. Artinya adalah memiliki 3 cadangan data, disimpan dalam 2 jenis media, dan memiliki 1 tempat yang aman tersembunyi. Sudahkah Anda mencoba fitur keamanan siber ini?

4. Sistem Pembayaran Online yang Aman

Keamanan bertransaksi adalah salah satu kunci sukses dalam menjalankan bisnis online. Memiliki sistem payment gateway bisa meminimalisir penipuan bermodus rekayasa sosial seperti meminta kode OTP dan pencurian info kartu kredit. 

 

Percayakan sistem payment gateway untuk bisnis Anda kepada pihak yang sudah memiliki lisensi dari pihak berwenang di Indonesia, seperti Midtrans. Selain itu, Midtrans juga dibekali dengan fitur keamanan berstandar internasional seperti AES 256, PCI DSS, serta bersertifikasi ISO 27001. Dengan begitu, urusan transaksi pembayaran akan lebih aman!

5. Membangun Firewall yang Kuat

Seperti namanya, firewall yang berarti tembok api adalah perlindungan yang kokoh untuk jaringan komputer dan perangkat lainnya. Firewall berfungsi untuk melindungi dari konten berbahaya dari luar seperti serangan virus yang dapat merusak komputer.

Sistem ini juga bisa memberikan peringatan jika pengguna komputer melakukan aktivitas download, browsing dari situs-situs yang tidak aman. 

Selain itu diperlukan juga kesadaran untuk menjaga keamanan saat menggunakan perangkat online. Edukasi sistem keamanan siber penting disosialisasikan kepada para pelaku UMKM rekan bisnis, karyawan, dan semua pekerja dengan tujuan untuk melindungi bisnis Anda dari kerugian.

Salah satu bentuk edukasi yang sederhana adalah Anda bisa memulainya dari kebiasaan saat menggunakan jaringan komputer dan internet sehari-hari. Beberapa hal umum yang bisa dilakukan adalah menghindari memakai data pribadi untuk password, menyimpan file di cloud yang aman, selalu cek ulang setiap transaksi online, jangan pernah memberikan kode OTP, dan tentu masih banyak hal lainnya. 

Dengan memiliki sistem keamanan siber yang sesuai dengan standar ditambah dengan pemahaman yang cukup mengenai keamanan data, maka Anda dapat dengan tenang menjalankan bisnis online.

Untuk itu, yuk manfaatkan layanan Pojok Usaha dalam membangun sistem keamanan yang kokoh untuk bisnis Anda. Cari tahu informasi lebih lanjut mengenai hal sistem keamanan siber di sini.